Klaim Rumah Subsidi Khusus Pegawai SPPG Disebut Hoaks, Pemerintah Tegaskan Belum Ada Rencana

Klaim Rumah Subsidi Khusus Pegawai SPPG Disebut Hoaks, Pemerintah Tegaskan Belum Ada Rencana

Sebuah unggahan di Facebook yang menyebut pemerintah akan menyediakan 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beredar luas di media sosial. Dalam narasi tersebut, rumah diklaim bisa diperoleh dengan uang muka satu persen melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan disebut dikhususkan untuk pegawai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, klaim itu dipastikan tidak benar. Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menegaskan belum ada rencana penyediaan rumah subsidi khusus untuk pegawai SPPG.

Sejalan dengan itu, BP Tapera juga memastikan tidak ada alokasi kuota FLPP yang dikhususkan bagi pegawai SPPG. Program rumah subsidi FLPP memang tersedia, tetapi diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah secara umum, bukan untuk kelompok tertentu melalui jalur khusus.

Pegawai SPPG tetap dapat mengajukan rumah subsidi selama memenuhi persyaratan yang berlaku. Meski demikian, mereka tidak memiliki kuota eksklusif maupun skema khusus sebagaimana yang diklaim dalam unggahan di media sosial.

Penelusuran juga tidak menemukan pengumuman resmi pemerintah terkait program penyediaan rumah subsidi khusus untuk pegawai SPPG. Informasi yang beredar hanya bersumber dari unggahan media sosial tanpa dukungan pernyataan atau dokumen resmi.

Dengan demikian, klaim “penyediaan rumah subsidi untuk pegawai SPPG” dikategorikan sebagai konten palsu. Masyarakat diimbau untuk memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum mempercayai atau menyebarkannya.