Sebuah unggahan di Facebook beredar dengan klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto menolak dicalonkan kembali dalam Pemilihan Presiden 2029. Unggahan tersebut menampilkan video Prabowo saat berpidato, disertai narasi yang menggambarkan seolah-olah ia mengundurkan diri dari panggung politik nasional.
Konten itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu spekulasi publik. Narasi dalam unggahan dibuat seakan-akan berasal dari pernyataan resmi Presiden.
Namun, klaim tersebut dinyatakan tidak benar. Berdasarkan penelusuran yang dirujuk dari komdigi.go.id, video yang digunakan dalam unggahan itu berasal dari kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden Republik Indonesia.
Rekaman aslinya merupakan pidato Presiden Prabowo dalam Musyawarah Nasional XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di Jakarta Convention Center pada 11 April 2026. Dalam pidato tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya tidak akan melanjutkan jabatan sebagai Ketua Umum PB IPSI.
Keputusan itu disampaikan karena tugas sebagai presiden dinilai menyita waktu, sehingga ia merasa tidak dapat memimpin organisasi pencak silat secara maksimal. Pernyataan tersebut tidak berkaitan dengan pencalonan dalam Pilpres 2029.
Hingga kini, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun informasi kredibel yang menyebut Presiden Prabowo menolak maju dalam Pilpres 2029. Narasi yang beredar disebut telah dipelintir dari konteks aslinya.
Dengan demikian, klaim “Presiden Prabowo menolak capres 2029” dikategorikan sebagai konten menyesatkan (misleading content). Masyarakat diimbau untuk memeriksa konteks asli sebuah video sebelum mempercayai atau menyebarkannya.