Narasi yang menyebut Presiden Prabowo Subianto bersama Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menghapus seluruh bantuan sosial (bansos) dan mengalihkan anggarannya ke program Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar di media sosial pada pertengahan Juli 2026. Klaim tersebut dipastikan tidak benar.
Informasi itu tersebar melalui sejumlah unggahan di Facebook pada Minggu, 12 Juli 2026. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa pemerintah menghapus berbagai program bantuan, seperti BLT, PKH, BPNT, BPJS, KIP, dan PIP, kemudian mengalihkan anggarannya untuk MBG.
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari membantah klaim tersebut. Saat dikonfirmasi pada Kamis, 16 Juli 2026, ia menyatakan narasi tersebut adalah hoaks.
Bantahan serupa disampaikan Kepala Biro Humas Kemensos Devi Deliani. Ia memastikan kabar mengenai penghapusan seluruh bansos tidak benar dan menegaskan bahwa seluruh bantuan sosial Kemensos masih berjalan.
Berdasarkan informasi di laman resmi Kemensos, pemerintah masih menyalurkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau sembako untuk Triwulan III (Juli–September 2026) yang dimulai pada 20 Juli 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bansos tersebut siap disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai data terbaru. Ia juga menegaskan bahwa bansos tidak dipotong, baik dari sisi jumlah penerima maupun nominal bantuan.
Sebelumnya, Saifullah Yusuf juga menepis kabar yang beredar di media sosial terkait pengurangan anggaran bansos untuk dialihkan ke program lain. Ia menegaskan tidak ada pengalihan anggaran bansos untuk program lain serta jumlah penerima dan nominal bantuan tetap.