Klaim Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad Dipertanyakan

Klaim Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad Dipertanyakan

Klaim di media sosial yang menyebut otoritas Bahrain menangkap seorang insinyur telekomunikasi asal India bernama Nitin Mohan karena diduga menjadi mata-mata badan intelijen Israel, Mossad, beredar luas dan memicu perhatian publik.

Informasi tersebut sebelumnya juga dikaitkan dengan laporan dari media Azernews. Namun, sejumlah sumber media regional menilai narasi itu meragukan dan mengarah pada informasi menyesatkan.

Media Bahrain ALAYAM secara tegas membantah kabar tersebut. Dalam unggahan di media sosial, ALAYAM menyatakan tidak benar ada penangkapan insinyur India di Bahrain atas tuduhan membocorkan informasi kepada Mossad.

ALAYAM juga menyoroti foto yang beredar bersama klaim itu. Menurut penjelasan yang disampaikan, gambar tersebut diduga merupakan hasil manipulasi digital. Foto seorang pria disebut berasal dari gambar warga Muslim Kashmir di India yang kemudian diedit dengan menambahkan logo Polisi Bahrain untuk memperkuat narasi penangkapan.

Selain itu, unggahan tersebut menuding penggunaan foto itu sengaja diarahkan untuk memicu ketegangan antara komunitas Arab dan Hindu. Narasi semacam ini dinilai sebagai upaya penyebaran disinformasi di tengah situasi geopolitik yang sensitif.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Bahrain mengenai identitas tersangka bernama Nitin Mohan seperti yang disebut dalam klaim viral tersebut. Pemerintah Bahrain juga belum merilis bukti publik terkait dugaan kasus spionase tersebut.

Dengan demikian, klaim tentang penangkapan Nitin Mohan di Bahrain karena dituduh menjadi mata-mata Mossad masih diragukan kebenarannya.