Sebuah unggahan di Facebook beredar dengan klaim bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membagikan bantuan sosial (bansos) berupa kompor dan blender melalui akun yang mengatasnamakan Presiden Prabowo Subianto. Dalam unggahan tersebut, warganet diminta menuliskan komentar “HADIR” agar bisa mendapatkan bantuan.
Konten itu disusun seolah-olah merupakan program resmi pemerintah. Foto Prabowo dan Gibran turut disertakan untuk memperkuat kesan bahwa informasi tersebut benar dan berasal dari pihak berwenang.
Berdasarkan penelusuran yang dilaporkan turnbackhoax.id, hingga Senin, 18 Mei 2026, unggahan tersebut telah mengumpulkan ratusan tanda suka, komentar, dan dibagikan ulang di media sosial. Namun, akun yang digunakan diketahui bukan akun resmi milik Presiden Prabowo Subianto.
Tim pemeriksa fakta Mafindo menyimpulkan bahwa akun Facebook yang menyebarkan klaim itu tidak terverifikasi dan berbeda dari akun resmi Prabowo. Akun resmi yang terverifikasi memiliki tanda centang biru serta nama pengguna yang tidak sama dengan akun penyebar unggahan.
Selain itu, tidak ditemukan informasi resmi dari pemerintah maupun dari kanal resmi Prabowo dan Gibran yang menyatakan adanya program bansos kompor dan blender seperti yang diklaim. Mekanisme penyaluran bansos juga tidak mensyaratkan masyarakat memberikan komentar di media sosial.
Pola unggahan semacam ini kerap digunakan untuk memancing interaksi tinggi di media sosial dan berpotensi mengarahkan pengguna ke tautan tidak resmi. Kondisi tersebut dapat membuka peluang terjadinya penipuan atau pencurian data pribadi.
Dengan demikian, klaim “Gibran bagi-bagi bansos kompor dan blender” dinyatakan sebagai konten palsu (fabricated content). Masyarakat diimbau memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum mempercayai atau menyebarkannya.