Sebuah gambar yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan seorang laki-laki tersengat listrik saat sedang berbaring di ranjang. Unggahan tersebut beredar tanpa disertai informasi lokasi maupun waktu kejadian.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, gambar itu bukan dokumentasi peristiwa nyata, melainkan merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI).
Gambar tersebut salah satunya dibagikan oleh sebuah akun Facebook pada Selasa (21/7/2026). Dalam penelusurannya, Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan teknik reverse image search dan menemukan bahwa gambar itu berasal dari sebuah video yang juga tersebar di sejumlah platform media sosial, termasuk Instagram.
Dalam narasi yang menyertai unggahan video, peristiwa tersebut disebut terjadi di ruang terapi. Video itu menampilkan seorang laki-laki yang terlihat tersengat listrik lalu terjatuh dari ranjang, sebelum kemudian dihampiri laki-laki lain. Namun, unggahan tersebut tidak memuat keterangan lokasi lengkap maupun waktu kejadian.
Di kolom komentar, sejumlah pengguna Instagram menyebut video tersebut merupakan hasil rekayasa AI. Untuk memeriksa keasliannya, Kompas.com mengunggah video itu ke Hive Moderation dan TruthScan, dua alat yang dapat mendeteksi probabilitas konten dihasilkan oleh AI.
Hasil pemeriksaan Hive Moderation menunjukkan video tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan AI. Sementara itu, TruthScan mendeteksi probabilitas video tersebut merupakan rekayasa AI sebesar 73 persen.
Dengan demikian, klaim bahwa gambar tersebut memperlihatkan peristiwa seorang laki-laki tersengat listrik saat berbaring di ranjang perlu diluruskan. Gambar itu berasal dari video yang terdeteksi memiliki probabilitas tinggi dibuat menggunakan teknologi AI.