Klaim Foto Korban Terkaman Harimau di Gunung Papandayan Disebut Hoaks

Klaim Foto Korban Terkaman Harimau di Gunung Papandayan Disebut Hoaks

Sebuah gambar yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan korban tewas akibat terkaman harimau di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Unggahan tersebut muncul dari sejumlah akun Facebook pada Juli 2026, disertai narasi yang menyebut korban diterkam harimau.

Namun, Kepolisian Resor (Polres) Garut memastikan informasi itu tidak benar. Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi menegaskan bahwa kabar mengenai adanya macan atau harimau yang menerkam warga di kawasan Gunung Papandayan adalah hoaks.

Susilo juga menyatakan gambar yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan bukan berasal dari Garut. Menurutnya, foto tersebut merupakan korban dari peristiwa ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Insiden yang dimaksud terjadi saat warga menemukan proyektil atau bekas peluru jenis mortir yang masih aktif. Tanpa menyadari risikonya, korban mencoba membuka proyektil tersebut dengan cara dipukul hingga memicu ledakan.

Dengan demikian, klaim yang menyebut gambar tersebut sebagai korban terkaman harimau di Gunung Papandayan dipastikan tidak berdasar. Polres Garut menegaskan tidak ada laporan serangan harimau di kawasan tersebut, sementara gambar yang beredar berkaitan dengan insiden ledakan mortir di Cipatat.