Klaim AS Kirim Ribuan Marinir ke Selat Hormuz Sebagian Benar, Gambar Ternyata Buatan AI

Klaim AS Kirim Ribuan Marinir ke Selat Hormuz Sebagian Benar, Gambar Ternyata Buatan AI

Klaim di media sosial yang menyebut Amerika Serikat mengerahkan sekitar 5.000 Marinir ke kawasan strategis Selat Hormuz dinilai sebagian benar. Amerika Serikat memang mengirim tambahan personel Marinir ke Timur Tengah, namun gambar-gambar yang beredar bersama klaim tersebut tidak merekam kejadian nyata karena terindikasi dibuat dengan kecerdasan buatan (AI).

Dalam verifikasi yang dilakukan melalui penelusuran gambar terbalik dan rujukan lainnya, disebutkan Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi pengerahan 3.500 personel tambahan ke Timur Tengah. Sebagian pasukan dilaporkan tiba di lokasi rahasia pada 27 Maret 2026 dengan menggunakan kapal USS Tripoli.

Laporan yang dikutip dari CBS News menyebut USS Tripoli berangkat dari pangkalan Amerika Serikat di Jepang. Seorang pejabat AS menyatakan pengerahan tersebut dilakukan untuk operasi terbatas selama beberapa pekan ke depan sebagai respons terhadap perang dengan Iran yang disebut belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Meski demikian, rangkaian visual yang menyertai narasi di media sosial dinyatakan tidak sesuai dengan dokumentasi asli. Pada salah satu gambar, bentuk kapal yang ditampilkan berbeda dari tampilan USS Tripoli sebagaimana tercantum di situs resmi Angkatan Laut AS, terutama pada sisi samping serta bagian haluan dan buritan.

Sejumlah alat pendeteksi AI juga memberikan indikasi kuat bahwa gambar tersebut merupakan hasil rekayasa. Pemindaian Hive Moderation menilai gambar pertama sebagai produk AI dengan probabilitas 99,2 persen dan mendeteksi penggunaan model GPT Image dengan skor 97,4 persen. Detektor Was It A I menyimpulkan hal serupa dengan tingkat keyakinan tinggi.

Pada gambar kedua, publikasi resmi US Central Command bertanggal 29 Maret memperlihatkan USS Tripoli (LHA 7) berlayar tanpa pengawalan kapal tempur lain. Visual ini berbeda dengan unggahan media sosial yang menampilkan kapal tersebut didampingi sejumlah kapal perang. Hive Moderation memberi skor 99,9 persen bahwa konten itu dibuat dengan AI, dan 99,9 persen mengindikasikan penggunaan model GPT Image. Image Whisperer juga menilai gambar tersebut sebagai konten AI, dengan kemungkinan 100 persen menggunakan model GPT Image.

Dengan demikian, klaim pengerahan ribuan Marinir oleh Amerika Serikat dinilai memiliki dasar, tetapi jumlah yang terkonfirmasi adalah 3.500 personel tambahan ke Timur Tengah, bukan 5.000 seperti yang beredar. Sementara itu, gambar-gambar yang digunakan untuk mendukung narasi tersebut tidak dapat dijadikan bukti karena terindikasi merupakan hasil buatan AI.