Memanasnya suhu politik di dalam negeri kembali memicu kecemasan di pasar keuangan Indonesia. Kondisi tersebut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan setelah sempat menguat selama empat hari perdagangan berturut-turut.
Pada Kamis (22/8), IHSG berbalik arah dan bergerak di zona merah sepanjang perdagangan. Di akhir sesi, IHSG ditutup turun 0,87% ke level 7.488,67.
Sentimen negatif dipicu oleh kisruh peraturan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terkait perbedaan antara keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yang turut menyulut aksi unjuk rasa.

