Kesenjangan sosial merupakan fenomena yang kerap menjadi sorotan dalam kehidupan bermasyarakat karena dampaknya yang luas dan kompleks. Isu ini tidak hanya berkaitan dengan perbedaan tingkat kekayaan, tetapi juga menyangkut ketimpangan akses terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, serta berbagai sumber penting lainnya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kesenjangan sosial adalah ketidakseimbangan yang terjadi dalam suatu kelompok masyarakat akibat adanya perbedaan status. Dalam konteks Indonesia, kesenjangan sosial dapat diamati melalui distribusi pendapatan, akses pendidikan, dan layanan kesehatan, sebagaimana dibahas dalam Jurnal Dampak Kesenjangan Sosial di Indonesia (2024) karya Zikram Fabela dan Arin Khairunnisa.
Sejumlah ahli juga menjelaskan konsep ini dengan penekanan yang serupa. Abad Badruzaman (2009) mendefinisikan kesenjangan sosial sebagai ketidakseimbangan sosial di masyarakat yang menimbulkan perbedaan yang jelas, misalnya ketika kelompok kaya memiliki posisi dan kekuatan yang lebih besar dibandingkan kelompok miskin. Sementara itu, Abduin (2014) menyebut kesenjangan sosial sebagai ketidakseimbangan sosial yang memunculkan perbedaan signifikan. Secara umum, kesenjangan sosial dapat dipahami sebagai perbedaan mencolok dalam akses terhadap sumber daya, kesempatan, maupun layanan dasar di masyarakat.
Adapun penyebab kesenjangan sosial dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, kemiskinan yang masih menjadi persoalan besar, terutama di negara berkembang. Tingkat kemiskinan kerap dijadikan salah satu ukuran untuk menilai keberhasilan pemerintah dalam mengatasi kesenjangan sosial. Disebutkan pula adanya “perangkap kemiskinan” yang dapat memperparah kesenjangan, antara lain kelemahan fisik, keterasingan atau kadar isolasi, kerentanan, serta ketidakberdayaan.
Kedua, sempitnya lapangan pekerjaan. Keterbatasan kesempatan kerja dapat meningkatkan pengangguran dan berdampak pada rendahnya kondisi perekonomian. Ketiga, pendidikan yang tidak merata. Ketimpangan akses pendidikan dapat memunculkan perbedaan kemampuan dan kesempatan kerja di masyarakat, yang pada akhirnya ikut memperlebar kesenjangan sosial.

