Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Way Kanan menekankan pentingnya pendidikan politik sejak dini bagi pelajar, khususnya siswa tingkat menengah atas yang akan menjadi pemilih pemula.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol Way Kanan, Dedi Iskandar, mengatakan pendidikan politik diperlukan sebagai fondasi untuk membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Menurutnya, upaya ini bertujuan membentuk sikap politik yang bertanggung jawab sejak usia sekolah.
Dedi menilai pendidikan politik dapat meningkatkan partisipasi demokrasi siswa sekaligus mendorong keterlibatan aktif pelajar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman mengenai hak dan kewajiban politik sebagai bekal sebelum para siswa menggunakan hak pilihnya.
“Pendidikan politik juga dapat menanamkan nilai anti korupsi kepada para pelajar. Materi ini menekankan penolakan terhadap praktik politik uang sejak dini,” kata Dedi, Minggu, 25 Januari 2026.
Selain itu, Kesbangpol turut membekali siswa dengan kecakapan literasi digital untuk menangkal hoaks dan informasi menyesatkan di ruang digital. Dedi menilai pendidikan politik diharapkan melahirkan pemilih pemula yang cerdas dan kritis, sehingga dapat menjaga kualitas demokrasi.
“Generasi muda diharapkan memiliki kesadaran tinggi terhadap integritas demokrasi. Dengan demikian, pemilih pemula siap menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab,” ucapnya.

