Klaim mengenai tautan pendaftaran rekrutmen 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa Merah Putih 2026 beredar di masyarakat. Namun, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan pendaftaran SPPI saat ini masih ditunda.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan penundaan dilakukan karena pemerintah masih menyempurnakan mekanisme serta melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
“Saat ini pendaftaran SPPI masih ditunda sementara karena sedang dilakukan penyempurnaan mekanisme dan koordinasi lintas kementerian/lembaga,” ujar Rico saat dihubungi pada Jumat (27/3/2026).
Rico menambahkan, Kemhan tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan rekrutmen untuk berbagai program unggulan lainnya, dan tidak terbatas pada Koperasi Desa Merah Putih.
Terkait kapan pendaftaran akan dibuka, Rico menegaskan jadwal resmi akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah setelah seluruh proses final. “Jadwal resmi akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah setelah final,” tandasnya.
Peringatan serupa juga muncul dalam unggahan bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kemhan melalui akun Instagram Kemenkop (@kemenkop) pada 16 Maret 2026. Dalam unggahan tersebut, Kemenkop mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap berita palsu dan berhati-hati terhadap informasi hoaks.
“Informasi yang bukan berasal dari akun resmi Kementerian Pertahanan dan Kementerian Koperasi patut diwaspadai. Jangan mudah percaya dan jangan langsung menyebarkannya,” tulis Kemenkop, dikutip pada Jumat (27/3/2026).
Kemenkop juga meminta masyarakat melaporkan informasi yang mencurigakan atau diduga tidak benar melalui Call Center 1500-587.

