Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan video yang beredar di media sosial dan menampilkan sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa seolah-olah menawarkan bantuan keuangan kepada masyarakat adalah informasi palsu atau hoaks.
Klarifikasi itu disampaikan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu menyusul beredarnya video yang memperlihatkan Purbaya meminta masyarakat mengirimkan data diri untuk mendapatkan bantuan keuangan yang diklaim telah disahkan oleh negara.
PPID Kemenkeu menyatakan video tersebut merupakan hasil manipulasi digital atau deepfake. “Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya yang meminta masyarakat untuk mengirimkan data diri supaya mendapatkan bantuan keuangan dari Kementerian Keuangan yang telah disahkan oleh negara, merupakan video hoaks deep fake. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya,” tulis PPID Kemenkeu dalam klarifikasi resminya, Jumat (19/06/2026).
Dalam video itu, sosok Menteri Keuangan tampak seolah-olah menyampaikan informasi mengenai program bantuan keuangan dan mengajak masyarakat menyerahkan data pribadi agar dapat memperoleh bantuan tersebut. Namun, Kemenkeu menegaskan video itu tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
Kemenkeu juga menjelaskan deepfake merupakan teknologi yang dapat membuat seseorang tampak mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Karena itu, masyarakat diminta waspada terhadap konten yang mengatasnamakan pejabat pemerintah, terutama yang meminta data pribadi.