Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026). Guncangan dilaporkan terasa hingga sejumlah wilayah lain, termasuk Sulawesi Barat.
Di tengah situasi tersebut, beredar di media sosial sebuah foto yang disertai narasi bahwa Tugu Smart di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, ambruk akibat gempa. Unggahan itu menampilkan bangunan tugu yang terlihat roboh dan mengganggu akses jalan.
Hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Pada foto yang beredar, terdapat kejanggalan visual, salah satunya bagian lingkaran di puncak tugu tampak berjumlah dua. Padahal, Tugu Smart diketahui hanya memiliki satu lingkaran di bagian atas.
Kepala Kesbangpol Sulawesi Barat, Muhammad Darwis Damir, juga memastikan informasi mengenai ambruknya Tugu Smart merupakan hoaks. Ia menyebut foto yang beredar diduga merupakan hasil rekayasa berbasis artificial intelligence (AI), serta mengimbau masyarakat untuk menyaring informasi sebelum menyebarkannya.
“Jangan langsung percaya pada foto-foto kerusakan yang dramatis sebelum ada rilis resmi dari pemerintah daerah, BPBD, atau aparat kepolisian,” ujar Darwis.
Pemeriksaan menggunakan perangkat AI or Not turut mendeteksi foto tersebut sebagai gambar yang dihasilkan AI dengan probabilitas 66 persen.
Dengan demikian, foto yang mengklaim Tugu Smart ambruk akibat gempa di Palu pada Selasa (16/6/2026) merupakan konten rekayasa. Pemerintah setempat menegaskan Tugu Smart tidak terdampak gempa dan bangunannya masih berdiri kokoh.