Klaim yang menyebut Kementerian Agama (Kemenag) menyarankan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi calon wakil presiden RI mendampingi Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2029 beredar di media sosial. Unggahan tersebut juga menarasikan bahwa pasangan itu akan membuat negara lebih makmur.
Narasi itu beredar melalui sejumlah akun Facebook yang membagikan kolase dua foto, yakni foto Prabowo bersama Teddy dan foto Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam gambar yang dibagikan, tertulis pernyataan bahwa Kemenag menyarankan Teddy menjadi wakil Prabowo di periode kedua.
Namun, hasil penelusuran melalui Google Search tidak menemukan informasi yang mendukung klaim tersebut. Tidak ada keterangan valid yang menunjukkan Kemenag pernah mengeluarkan pernyataan atau rekomendasi terkait pencalonan Teddy sebagai wakil presiden mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029.
Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menegaskan informasi itu tidak benar. Ia mengatakan Menteri Agama Nasaruddin Umar tidak pernah menyampaikan saran agar Teddy menjadi wakil presiden mendampingi Prabowo.
“Pak Menteri Agama tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Bisa dipastikan itu hoaks,” ujar Thobib kepada Kompas.com, Senin (8/6/2026).
Thobib juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas. “Kami berharap masyarakat agar lebih kritis, tidak mudah percaya terhadap informasi hoaks atau framing jahat yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Dengan demikian, narasi yang menyebut Kemenag menyarankan Teddy Indra Wijaya menjadi wakil Prabowo pada periode kedua dinyatakan hoaks. Hingga kini tidak ditemukan informasi valid yang menunjukkan Kemenag pernah menyampaikan pernyataan tersebut.