Jamil Barabai Rilis Single “LOMBUNG”, Angkat Pesan Ketahanan Pangan lewat Dangdut Progres Berbahasa Kangean

Jamil Barabai Rilis Single “LOMBUNG”, Angkat Pesan Ketahanan Pangan lewat Dangdut Progres Berbahasa Kangean

Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Pulau Kangean, Jawa Timur, Jamil Barabai merilis single terbaru berjudul “LOMBUNG”. Lagu ini disebut lahir dari kegelisahan Jamil terhadap berbagai isu global yang kian mengemuka, mulai dari konflik internasional hingga ancaman krisis pangan.

“LOMBUNG” diambil dari istilah yang merujuk pada tempat penyimpanan cadangan pangan. Melalui simbol tersebut, Jamil menekankan pentingnya kesiapan menghadapi masa depan di tengah kondisi dunia yang dinilai semakin tidak menentu, termasuk perebutan wilayah dan fluktuasi ekonomi minyak. Ia mengajak pendengar kembali pada hal paling mendasar, yakni upaya bertahan hidup.

Secara musikal, pesan itu dibalut dalam format dangdut progres. Jamil menghadirkan irama dinamis dengan sentuhan eksploratif dan atmosfer elektronik yang memberi warna berbeda dari dangdut pada umumnya.

Identitas lokal juga ditonjolkan lewat penggunaan lirik berbahasa Kangean. Pilihan bahasa tersebut sekaligus menegaskan akar budaya kepulauan yang menjadi ciri khas karya-karya Jamil.

Lebih dari sekadar lagu, “LOMBUNG” memuat pesan sosial tentang ketahanan pangan, keamanan makanan, dan kemandirian masyarakat. Jamil menyoroti pentingnya bertani dan bekerja, serta mengingatkan agar masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.

Isu-isu global yang kompleks itu disampaikan dengan gaya bertutur ringan, menyerupai percakapan santai, namun tetap menyimpan ajakan reflektif. Melalui “LOMBUNG”, Jamil menegaskan bahwa masa depan bukan sekadar sesuatu yang ditunggu, melainkan perlu dipersiapkan—antara lain dengan menanam dan menyimpan pangan.

Jamil dikenal konsisten mengangkat identitas daerah melalui bahasa Kangean dalam setiap karyanya, sebuah pendekatan yang membuatnya dipandang sebagai musisi lokal autentik dari wilayah kepulauan yang masih jarang terekspos di industri musik arus utama. Sebelumnya, ia merilis sejumlah lagu seperti “Juhairiyaton”, “Gara-gara Media”, dan “Jajambalan Kangean”, yang kerap memotret kehidupan sehari-hari sekaligus mengangkat isu sosial, budaya, hingga kemandirian masyarakat.

Seluruh karya Jamil diproduksi bersama OS Music Studio dan didistribusikan melalui berbagai platform digital serta jaringan Bahasa Ibu Record.