ISPU 21 Januari 2026 Pukul 18.00 WIB: Sumatera Selatan Catat Kualitas Udara Terburuk

ISPU 21 Januari 2026 Pukul 18.00 WIB: Sumatera Selatan Catat Kualitas Udara Terburuk

Sumatera Selatan tercatat menjadi wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Rabu, 21 Januari 2026 pukul 18.00 WIB. Berdasarkan laman Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), nilai indeks kualitas udara di provinsi tersebut mencapai 103.

Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara KLHK menjelaskan, ISPU merupakan angka tanpa satuan yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mutu udara ambien di lokasi tertentu. Angka ini disusun berdasarkan dampaknya terhadap kesehatan manusia, nilai estetika, serta makhluk hidup lainnya.

Perhitungan ISPU mengacu pada hasil pengukuran tujuh parameter pencemar udara, yaitu PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC. Pengukuran dilakukan melalui 72 stasiun pemantau yang tersebar di berbagai daerah.

Mengacu pada Peraturan Menteri LHK Nomor 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara, rentang ISPU 0–50 dikategorikan baik, 51–100 sedang, dan 101–200 tidak sehat karena dapat merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan. Sementara itu, rentang 201–300 masuk kategori sangat tidak sehat yang dapat meningkatkan risiko kesehatan pada kelompok sensitif, dan nilai di atas 300 tergolong berbahaya sehingga memerlukan penanganan cepat.

Di bawah Sumatera Selatan, Banten menempati posisi kedua dengan indeks 95, disusul Riau di urutan ketiga dengan indeks 94. Dengan hasil tersebut, tidak ada wilayah yang masuk kategori berbahaya pada pembaruan data ini.

Berikut daftar 10 provinsi dengan indeks kualitas udara terburuk di Indonesia pada Rabu, 21 Januari 2026 pukul 18.00 WIB:

1. Sumatera Selatan: 103

2. Banten: 95

3. Riau: 94

4. Kalimantan Tengah: 92

5. Jambi: 88

6. Sumatera Barat: 86

7. Jawa Barat: 83

8. Sulawesi Selatan: 82

9. Sumatera Utara: 80

10. Suamtera Utara: 78