Hoaks Lowongan Kerja Marak di Media Sosial, Waspadai Tautan Pendaftaran Palsu

Hoaks Lowongan Kerja Marak di Media Sosial, Waspadai Tautan Pendaftaran Palsu

Informasi lowongan kerja palsu atau hoaks marak beredar di media sosial. Modus yang kerap digunakan adalah menyertakan tautan pendaftaran yang, ketika diklik, mengarah ke halaman situs berisi formulir digital untuk meminta data pribadi, namun bukan berasal dari website resmi.

Sejumlah klaim lowongan kerja yang beredar di media sosial teridentifikasi menggunakan pola serupa, mulai dari mencatut nama lembaga hingga menampilkan formulir yang meminta identitas seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Berikut beberapa di antaranya.

1. Klaim link pendaftaran rekrutmen SKK Migas 2026
Beredar unggahan di Facebook pada 22 Juli 2026 yang menyebut adanya “Rekrutmen SKK Migas Tahun 2026” dan mengajak pengguna segera mendaftar melalui tautan yang disertakan. Tautan tersebut, saat diakses, mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta data pribadi, termasuk nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif. Klaim mengenai link pendaftaran rekrutmen SKK Migas 2026 ini dinyatakan tidak benar.

2. Klaim link pendaftaran rekrutmen Calon Amil Baznas 2026
Unggahan lain di Facebook pada 12 Juli 2026 memuat informasi “Rekrutmen Terbuka Calon Amil BAZNAS 2026” lengkap dengan daftar posisi dan kualifikasi umum, serta tautan pendaftaran. Tautan tersebut mengarahkan pengguna ke situs dengan formulir digital yang meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Klaim mengenai link pendaftaran rekrutmen Calon Amil Baznas 2026 ini dinyatakan tidak benar.

3. Klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementan
Di TikTok, pada 6 Juni 2026, beredar unggahan yang mengklaim adanya rekrutmen Kementerian Pertanian untuk “Petugas Sensus Pertanian 2026.” Unggahan itu menyertakan poster bergambar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan keterangan penempatan sesuai daerah masing-masing, serta ajakan mendaftar lewat tautan di bio. Tautan tersebut mengarah ke halaman situs dengan formulir digital yang meminta data pribadi, termasuk nama lengkap dan nomor Telegram. Klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementan tersebut dinyatakan hoaks.

Maraknya tautan pendaftaran yang mengarah ke formulir pengumpulan data pribadi menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat menerima informasi lowongan kerja di media sosial, terutama bila sumbernya tidak jelas dan tidak merujuk ke kanal resmi.

Selain melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar, kanal Cek Fakta Liputan6.com juga membuka kanal pelaporan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan informasi dugaan hoaks untuk diverifikasi melalui email cekfakta.liputan6@kly.id. Masyarakat juga dapat menghubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.