KOMPAS.com — Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi sasaran serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Khamenei disebut tewas setelah kediamannya yang juga menjadi tempat kerja di Teheran hancur akibat serangan tersebut.
Seiring kabar itu, beredar sejumlah informasi keliru di media sosial terkait meninggalnya Khamenei. Salah satunya adalah narasi mengenai proses evakuasi jenazah Ali Khamenei.
Dalam unggahan yang tersebar, sebuah foto memperlihatkan jenazah yang diklaim ditemukan di reruntuhan, dengan tim evakuasi terlihat berupaya mengangkat tembok yang menimpa Khamenei. Disebutkan bahwa jenazah Ali Khamenei memang ditemukan di reruntuhan, namun foto yang beredar tersebut merupakan konten rekayasa yang dibuat menggunakan artificial intelligence (AI).
Hasil uji menggunakan Hive Moderation menunjukkan probabilitas 99,7 persen bahwa gambar itu merupakan konten AI generatif.

