Israel kerap menjadi sasaran penyebaran hoaks di media sosial. Beragam klaim yang dimanipulasi beredar dan memicu kebingungan, sekaligus menambah keresahan di tengah situasi yang kerap disebut sebagai bagian dari perang informasi, ketika batas antara fakta dan fiksi menjadi sulit dibedakan.
Untuk membantu masyarakat memilah informasi yang beredar, Cek Fakta Liputan6.com melakukan penelusuran terhadap sejumlah konten yang mengaitkan Israel. Dari penelusuran tersebut, ditemukan beberapa hoaks yang ramai dibagikan warganet.
Berikut rangkuman sejumlah hoaks terkait Israel yang disebutkan dalam temuan Cek Fakta Liputan6.com.
1. Klaim video “Israel jadi lautan api”
Cek Fakta Liputan6.com mendapati unggahan di Facebook pada 3 Maret 2026 yang menyebarkan klaim “Israel jadi lautan api”. Video yang dibagikan menampilkan sejumlah mobil berhenti di jalan, langit tampak berwarna merah, serta terlihat beberapa titik terang.
Unggahan itu disertai narasi: “Apa ini. Yang di Namakan lautan Api. Israel jadi lautan api. Detik-detik dimana langit Isr4el mulai memerah, terdengar jelas suara wanita histeris! #Lautanapi #Israel #iran perang api”.
2. Klaim artikel: PM Israel ajak suku Batak ikut program wajib militer
Tim Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan postingan berupa tangkapan layar artikel yang mengklaim Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengajak suku Batak mengikuti program wajib militer. Postingan tersebut disebut beredar sejak awal pekan itu, dan salah satu unggahan ditemukan di Facebook pada 1 April 2026.
Dalam unggahan tersebut terdapat tangkapan layar artikel dari Kompas TV berjudul “Israel Kekurangan Prajurit saat Perang, Netanyahu Mengajak Suku Batak untuk Mengikuti Program Wajib Militer”. Pengunggah menambahkan narasi: “Israel kekurangan prajurit perang. Silakan suku Batak, Papua, Bali ikut wajib militer....semoga jadi martir di Medan perang”.
3. Klaim video tentara Israel diserang ribuan lebah di kapal perang
Hoaks lain yang ditelusuri adalah video yang diklaim memperlihatkan tentara Israel diserang ribuan lebah di kapal perang. Video tersebut disebut beredar sejak akhir pekan, dan salah satu unggahannya ditemukan di Facebook pada 7 Maret 2026.
Dalam video itu terlihat sejumlah tentara di atas kapal perang yang tampak diserang kawanan lebah, bahkan beberapa di antaranya melompat dari kapal. Unggahan tersebut disertai narasi: “Terbaru, tentara Israel, di serang Ribuan Lebah, Apalah ini tanda Bahwa Alloh murka Pada Israel”.
Kanal Cek Fakta Liputan6.com
Liputan6.com menyatakan kanal Cek Fakta dibuat untuk membantu melawan hoaks dan meningkatkan literasi media. Kanal ini aktif sejak 2018, bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) sejak 2 Juli 2018, menjadi partner Facebook, serta merupakan bagian dari inisiatif cekfakta.com.
Masyarakat yang ingin mengirimkan informasi yang diduga hoaks untuk ditelusuri dapat menghubungi email cekfakta.liputan6@kly.id atau menggunakan Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

