Foto Bencana Longsor yang Beredar di Media Sosial Mei 2026 Terbukti Rekayasa AI

Foto Bencana Longsor yang Beredar di Media Sosial Mei 2026 Terbukti Rekayasa AI

Sejumlah pengguna media sosial membagikan sebuah foto yang diklaim memperlihatkan bencana tanah longsor. Dalam gambar tersebut tampak polisi dan tim SAR berada di lokasi kejadian.

Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa foto itu merupakan hoaks. Gambar tersebut diketahui sebagai hasil rekayasa menggunakan artificial intelligence (AI) dan termasuk konten menyesatkan yang berulang kali kembali disebarkan.

Foto yang diklaim sebagai peristiwa longsor itu beredar di Facebook pada Senin (18/5/2026), disertai narasi yang menyiratkan telah terjadi longsor dan mengajak pengguna untuk melihat informasi lebih lanjut.

Dalam penelusurannya, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa foto serupa pernah beredar pada April 2026 dengan klaim bencana longsor mendadak, namun tanpa keterangan lokasi. Sejumlah kejanggalan pada visual juga mengindikasikan gambar tersebut tidak merekam kejadian nyata.

Salah satu kejanggalan yang ditemukan adalah adanya beberapa orang yang terlihat menarik tali tambang, tetapi sosok yang disebut sebagai korban justru tergeletak di sebelah regu penyelamat, tidak selaras dengan konteks evakuasi.

Untuk memverifikasi dugaan rekayasa, Kompas.com memeriksa gambar itu menggunakan alat pendeteksi AI, yakni Hive Moderation dan BitMind. Pemeriksaan Hive Moderation menunjukkan probabilitas 99,9 persen foto dibuat oleh AI. Sementara BitMind mendeteksi probabilitas 86 persen gambar dihasilkan menggunakan AI.

Dengan temuan tersebut, foto yang beredar pada Mei 2026 dan diklaim memperlihatkan bencana tanah longsor dipastikan tidak benar dan merupakan hasil rekayasa AI.