Ahmad Al-Syara’ menilai tekanan Israel terhadap Suriah tidak berdiri sendiri, melainkan terkait dengan proyek “Timur Tengah Baru” yang diusung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam pandangan tersebut, langkah-langkah Israel dipahami sebagai bagian dari agenda yang lebih luas di kawasan, bukan sekadar dinamika bilateral.
Dengan kerangka itu, Al-Syara’ mengemukakan empat jurus yang disebutnya dapat menjadi pendekatan untuk menghentikan agresi Israel. Gagasan tersebut berangkat dari pemahaman bahwa tekanan yang terjadi merupakan elemen dari strategi regional, sehingga respons yang dirancang juga perlu mempertimbangkan konteks yang lebih besar.
Namun, rincian empat jurus yang dimaksud tidak dijabarkan dalam materi yang tersedia. Artikel ini hanya memuat pokok pandangan Al-Syara’ mengenai keterkaitan tekanan Israel terhadap Suriah dengan proyek “Timur Tengah Baru” yang dikaitkan dengan Netanyahu.

