DPRD Kalteng Dorong Kebijakan dan Anggaran untuk Lestarikan Permainan Tradisional Dayak

DPRD Kalteng Dorong Kebijakan dan Anggaran untuk Lestarikan Permainan Tradisional Dayak

Palangka Raya — DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pelestarian permainan tradisional Dayak agar tetap hidup di tengah derasnya arus digitalisasi. Upaya ini dinilai penting bukan hanya untuk menjaga warisan budaya, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, menyebut sejumlah permainan tradisional seperti habayang, balogo, manyipet, hingga sebumbun memiliki nilai-nilai yang masih relevan bagi anak dan remaja saat ini.

Menurutnya, permainan tradisional tidak sekadar menjadi hiburan masa lalu. Di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, disiplin, keberanian, serta kecintaan terhadap budaya lokal yang perlu dipertahankan agar tidak hilang tergerus zaman.

Tomy menilai perubahan gaya hidup generasi muda yang kini lebih dekat dengan gawai dan teknologi digital menjadi tantangan tersendiri. Namun, kondisi tersebut justru menjadi alasan untuk menghadirkan kembali permainan tradisional sebagai alternatif kegiatan yang sehat sekaligus media pendidikan karakter.

Ia menekankan pelestarian permainan tradisional tidak cukup dilakukan secara seremonial atau sesekali. Diperlukan langkah konkret dan berkelanjutan agar permainan rakyat benar-benar dimainkan oleh generasi muda.

Untuk itu, DPRD Kalteng mendorong sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, komunitas budaya, dan masyarakat adat. Tomy mengatakan pihaknya siap mendukung melalui kebijakan maupun penganggaran yang berpihak pada pelestarian budaya lokal.

Ia juga menilai permainan tradisional perlu dihadirkan di ruang-ruang pendidikan serta kegiatan masyarakat agar tidak hanya menjadi cerita, melainkan tetap dipraktikkan. Penguatan permainan tradisional, lanjutnya, sejalan dengan upaya menjaga jati diri Kalimantan Tengah sekaligus menyiapkan generasi muda yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal di tengah perkembangan zaman.