DPRD DKI Jakarta menempatkan penguatan fungsi keluarga sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan sosial di ibu kota. Para legislator menilai keluarga merupakan fondasi penting untuk membentuk ketahanan sosial sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jakarta.
Berbagai dinamika kehidupan perkotaan—mulai dari tekanan ekonomi, pesatnya perkembangan teknologi, hingga perubahan pola interaksi sosial—dinilai menuntut peran keluarga yang lebih kuat. Karena itu, penguatan fungsi keluarga dipandang sebagai langkah strategis untuk mendorong masyarakat Jakarta yang lebih tangguh, harmonis, dan berdaya saing.
Sejalan dengan itu, DPRD mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan program-program yang memperkuat fungsi keluarga. Program yang dimaksud antara lain terkait pendidikan keluarga, perlindungan anak, serta peningkatan kesejahteraan rumah tangga.
Untuk tujuan yang sama, Komisi E DPRD DKI Jakarta mendukung penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembangunan Keluarga. Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Subki, menilai regulasi tersebut diperlukan untuk merespons persoalan sosial yang berkembang di masyarakat, terutama yang berkaitan dengan peran keluarga dalam pembentukan karakter generasi muda.
Subki menyebut sejumlah masalah sosial yang melibatkan anak dan remaja menjadi indikasi bahwa fungsi keluarga belum berjalan optimal. “Kita lihat dan mendapatkan begitu banyak fungsi keluarga yang memang harus dioptimalkan,” kata Subki, beberapa waktu lalu.
Ia juga menilai masih banyak anak dan remaja yang belum memperoleh perhatian memadai di lingkungan keluarga. Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan perlunya kebijakan yang mendorong penguatan fungsi keluarga. “[DPRD] berupaya membuat semacam aturan yang mendorong fungsi keluarga itu kembali kepada proporsi yang sebenarnya,” tambahnya.
Dengan adanya regulasi terkait Pembangunan Keluarga, Subki berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keluarga sebagai fondasi utama kehidupan sosial. “Masyarakat bisa memaknai dan memahami betapa pentingnya fungsi keluarga,” ujarnya.
Subki menambahkan, kehadiran pemerintah diperlukan untuk mengatasi persoalan keluarga yang terus berkembang di masyarakat. Ia optimistis, dengan dukungan kebijakan yang tepat, program pembangunan keluarga dapat berjalan efektif dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya melihat beberapa hal terkait Ranperda yang disampaikan ini sesungguhnya sudah cukup baik, cuma mungkin perlu dilengkapi,” kata Subki.

