CIKARANG PUSAT — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Bekasi untuk menyelenggarakan pembelajaran secara daring atau online pada Jumat (23/01/2026). Imbauan ini disampaikan menyusul potensi cuaca ekstrem yang dinilai dapat mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah.
Imbauan tersebut tercantum dalam surat resmi bernomor 400.3.11/399/Sekre/I/2026 sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Kepala Disdik Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menyatakan kebijakan pembelajaran daring diambil untuk meminimalkan risiko yang dapat muncul akibat cuaca ekstrem, seperti hujan lebat disertai angin kencang maupun genangan air di sejumlah wilayah.
“Kami mengimbau seluruh satuan pendidikan agar menyelenggarakan kegiatan pembelajaran secara daring atau online sebagai langkah pencegahan. Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama,” ujar Imam di Cikarang Pusat, Kamis (22/01/2026) malam.
Ia menjelaskan, penerapan pembelajaran daring bersifat situasional dan menyesuaikan kondisi cuaca serta situasi di wilayah masing-masing sekolah. Karena itu, sekolah diminta aktif memantau perkembangan informasi cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.
“Sekolah diharapkan menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi di lapangan, serta terus memantau informasi cuaca agar proses pembelajaran tetap berjalan meskipun dilakukan secara daring,” katanya.
Selain itu, Disdik Kabupaten Bekasi meminta pihak sekolah memastikan kesiapan sarana pendukung pembelajaran online dan memperkuat koordinasi dengan orang tua atau wali murid terkait pelaksanaan belajar dari rumah.
“Koordinasi dengan orang tua sangat penting agar informasi mengenai pelaksanaan pembelajaran daring dapat tersampaikan dengan jelas dan tidak menimbulkan kebingungan,” ucapnya.
Melalui kebijakan ini, Disdik Kabupaten Bekasi berharap proses pendidikan tetap berjalan tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan keselamatan seluruh warga sekolah.
“Kami berharap seluruh sekolah dapat melaksanakan pembelajaran daring dengan baik, sehingga hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun di tengah kondisi cuaca ekstrem,” tutup Imam.

