Direktur Keuangan PT Pertamina Hulu Energi, Bayu Kusuma Dewanto, menyampaikan pesan tentang membangun karier kepada ribuan calon wisudawan program pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam kegiatan di Grha Sabha Pramana, Selasa (20/1). Alumnus UGM itu menekankan pentingnya kegigihan, memperluas jejaring, serta terus meningkatkan kompetensi di tengah perubahan dunia kerja.
Bayu menyebut “nasib baik” dapat dilatih, salah satunya dengan memperbanyak silaturahmi agar kesempatan baru terbuka. Ia juga mengibaratkan perjalanan karier seperti berselancar di pantai. Menurutnya, seseorang perlu mengikuti “ombak” yang ada, sekaligus berupaya menjadi solusi dan memberi manfaat bagi orang di sekitarnya.
Selain membangun jejaring, Bayu mengingatkan para lulusan untuk terus mengasah kemampuan, terutama dalam menyelesaikan persoalan. Ia menilai, di era disrupsi teknologi, kapasitas memecahkan masalah menjadi salah satu ukuran penting dalam kehidupan profesional.
Dalam paparannya, Bayu menyinggung tantangan yang dihadapi industri migas di Indonesia, termasuk penurunan produksi minyak nasional. Ia mengatakan, kondisi tersebut tidak hanya dialami Pertamina, tetapi juga seluruh pemain minyak di Indonesia, sementara jumlah penduduk dan kebutuhan energi terus meningkat.
Bayu menekankan peran sumber daya manusia unggul untuk menjawab tantangan tersebut. Ia menyebut kebutuhan tenaga ahli yang mampu memecahkan persoalan “energi trilemma”, termasuk bagaimana memproduksi dan mendistribusikan energi ke seluruh negeri.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Departemen Penanggulangan Bencana Alam PP Kagama, drg. Moch. Agus Ramli, menyampaikan bahwa para lulusan baru UGM menjadi bagian dari keluarga besar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama). Ia menegaskan Kagama tidak hanya sebagai identitas kealumnian, melainkan wadah untuk terhubung dan berkontribusi. “Kagama bukan hanya tentang apa yang bisa kita dapatkan, tetapi juga apa yang bisa kita berikan. Sejalan dengan tagline Kagama: guyub, rukun, migunani,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada para lulusan pascasarjana atas kepercayaan mereka memilih UGM sebagai tempat belajar. Arie mengatakan UGM berkomitmen berkontribusi dalam penanganan persoalan kemanusiaan, termasuk membantu korban bencana di Sumatera. Ia juga menegaskan keterbukaan UGM untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. “UGM terbuka untuk bekerja sama dengan instansi tempat para calon wisudawan bernaung, demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

