Dilantik Jadi Anggota DPRD Kaltara 2024-2029, Komarudin Soroti Prioritas Pendidikan dan Zonasi Sekolah

Dilantik Jadi Anggota DPRD Kaltara 2024-2029, Komarudin Soroti Prioritas Pendidikan dan Zonasi Sekolah

Komarudin kembali menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk periode 2024-2029 setelah resmi dilantik pada Rabu, 4 September 2024.

Ia terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Tarakan melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Pada Pemilu legislatif 2024, Komarudin meraih 2.156 suara dan memperoleh kursi ke-10 di dapil tersebut.

Jabatan ini menjadi periode kedua bagi Komarudin di DPRD Kaltara. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat pada periode 2014-2019 melalui Partai Demokrat dari dapil yang sama.

Pada periode keduanya, Komarudin menyatakan komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang dinilai masih belum terpenuhi. Ia menyebut masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama terkait pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“Kalau kita lihat kondisi hari ini memang harus kita betul-betul menskala prioritas kan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat terutama dari masalah pendidikan, ekonomi kerakyatan dan lain sebagainya,” ujarnya pada Sabtu (3/11/24).

Mantan Ketua KNPI Kaltara itu juga menyampaikan harapannya dapat bertugas di Komisi 2 yang membidangi perekonomian dan keuangan atau Komisi 3 yang membidangi pembangunan. Menurutnya, penempatan komisi akan ditentukan melalui rapat di fraksi.

Selain itu, Komarudin menyoroti isu pendidikan di Kaltara yang menurutnya perlu mendapat perhatian khusus karena menjadi aspek penting dalam pembangunan. Ia menekankan amanat undang-undang mengenai alokasi 20 persen anggaran pendidikan agar dapat diwujudkan di semua tingkatan.

“Harapan saya terutama anak-anak kita khususnya putra daerah Kalimantan utara ini supaya bersekolah atau kuliah lah yang setinggi-tingginya. Kita yang di pemerintahan dan DPRD akan mensuport terutama bantuan beasiswa terhadap anak-anak kita,” tuturnya.

Komarudin juga menyinggung kebijakan zonasi sekolah yang kerap menjadi persoalan menjelang penerimaan peserta didik baru, khususnya di Kota Tarakan. Ia menilai sistem zonasi perlu dikaji kembali agar dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat.

“Termasuk zonasi. Saya kira perlu dikaji lagi zonasi ini, apakah nanti dikembalikan ke aturan lama yang semula yang harus tanpa ada zonasi, atau nanti seperti apa. Yang penting bisa tercover dari keinginan aspirasi masyarakat. Sehingga bisa sekolah semua anak-anak,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Komarudin menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukungnya, termasuk keluarga, tim, dan masyarakat. Ia menyebut dukungan orang tua dan istri menjadi salah satu penguat selama proses politik yang ia jalani.

“Sangat luar biasa lika-likunya dan dinamika politiknya cukup dinamis sekali. Alhamdulillah dengan kesolidan tim disamping itu juga doa-doa orang-orang yang selalu mensuport kami alhamdulillah bisa kita lewati dengan baik. Saya ucapkan terimakasih kepada tim sukses yang membantu saya duduk kembali,” tandasnya.