Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membagikan rezeki senilai Rp 60 juta. Dalam unggahan tersebut, Sri Mulyani juga digambarkan meminta warganet menuliskan komentar “Amin” pada kolom komentar akun Facebook yang menyebarkan video itu.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Pemeriksaan pada akun media sosial Sri Mulyani tidak menemukan informasi apa pun terkait pembagian uang Rp 60 juta.
Selain itu, pada bagian kanan video terlihat watermark “Dreamina AI” yang mengindikasikan konten tersebut dibuat menggunakan platform kecerdasan buatan.
Tim pemeriksa fakta juga menganalisis video tersebut menggunakan perangkat Hive Moderation dan Truth Scan, yang dapat mendeteksi konten hasil kecerdasan buatan. Hive Moderation menandai video itu sebagai AI generatif dengan probabilitas 95 persen. Sementara Truth Scan mengidentifikasi video tersebut memiliki probabilitas 78 persen dihasilkan oleh AI.
Penelusuran melalui Google Lens menemukan video itu memanipulasi sebuah foto Sri Mulyani yang dimuat di laman Antara. Foto tersebut digunakan sebagai ilustrasi artikel berjudul “Sri Mulyani mengkaji skema kombinasi pendanaan Kopdes Merah Putih” yang terbit pada 2025.
Dengan demikian, video yang mengeklaim Sri Mulyani berbagi rezeki Rp 60 juta merupakan konten manipulatif yang dibuat dengan teknologi AI. Hingga kini, tidak ada informasi valid yang menyatakan Sri Mulyani membagikan uang Rp 60 juta melalui media sosial.