Sebuah video yang diklaim memperlihatkan Israel menghancurkan ibu kota Iran, Teheran, beredar di media sosial. Video tersebut menampilkan gambaran sebuah kota yang tampak hancur, disertai narasi singkat yang menyebut “Israel menghancurkan ibu kota iran”.
Video itu dibagikan oleh sebuah akun Facebook pada Selasa, 9 Juni 2026. Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar.
Dalam penelusurannya, Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan video tersebut dimuat atau dirujuk oleh pemberitaan kredibel. Selain itu, tidak ada laporan yang menyebut Teheran mengalami kehancuran pada tanggal yang sama.
Sejumlah kejanggalan juga terlihat dari isi video. Salah satunya, video menampilkan bendera Palestina, meski keterangan yang menyertai unggahan mengklaim lokasi kejadian adalah Teheran.
Untuk memeriksa keaslian konten, video tersebut dianalisis menggunakan Hive Moderation dan TruthScan, dua alat yang dapat mendeteksi campur tangan kecerdasan buatan dalam pembuatan konten. Hasil pemeriksaan Hive Moderation menunjukkan probabilitas 99,9 persen video dibuat dengan AI. Sementara TruthScan mendeteksi probabilitas 99 persen video dibuat menggunakan AI.
Berdasarkan rangkaian temuan tersebut, Tim Cek Fakta Kompas.com menyatakan video yang diklaim memperlihatkan Israel menghancurkan Teheran merupakan hoaks. Video itu bukan rekaman asli dan terindikasi kuat merupakan hasil buatan AI.