Sebuah video yang mengklaim Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos akan memberikan bantuan uang tunai beredar di media sosial. Klaim tersebut kemudian ditelusuri dalam rubrik Cek Fakta.
Penelusuran dilakukan menggunakan perangkat pendeteksi AI melalui situs Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan video itu terindikasi 18,6 persen buatan AI. Sementara pada bagian audio, hasilnya menunjukkan 99 persen merupakan buatan AI.
Selain itu, penelusuran menggunakan Google Image menemukan video dalam klaim identik dengan kegiatan Sherly Tjoanda yang diunggah bersama sejumlah akun Instagram pada 29 Desember 2024, di antaranya akun @sherlysarbinofficial dan akun media sosial pribadi Sherly, @s_tjo.
Unggahan tersebut berisi video pesan tahun baru dari Sherly kepada relawan dan tim kampanye pada Pilkada Maluku Utara. Dalam pesannya, Sherly menyampaikan terima kasih kepada relawan dan tim kampanye, serta menyebut rencana pertemuan yang tertunda akibat mundurnya jadwal Mahkamah Konstitusi (MK). Ia juga menyatakan rencana menggelar acara syukuran di Ternate setelah pelantikan, serta mengajak masyarakat untuk bersama membangun Maluku Utara.
Di sisi lain, Sherly melalui akun Instagram pribadinya @s_tjo turut meminta masyarakat mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Ia mengingatkan publik agar tidak percaya terhadap hadiah, doorprize, atau janji-janji yang memakai namanya.
Menurut Sherly, informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Maluku Utara atau akun pribadinya. Ia juga mengimbau masyarakat tidak membagikan data pribadi, rekening, atau dokumen penting kepada pihak yang tidak jelas.
“Jangan pernah memberikan uang kepada siapapun dengan iming-iming proyek atau jabatan karena sekali lagi saya tidak pernah memberikan kuasa kepada siapapun,” kata Sherly.