Sebuah video yang menampilkan keributan antara massa dan karyawan di balik counter beredar luas di media sosial pada Maret 2026. Sejumlah unggahan menyebut kericuhan itu terjadi di Bandara Ben Gurion, Israel, karena warga kehabisan tiket untuk kabur di tengah situasi konflik.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa narasi tersebut keliru. Video yang beredar ternyata tidak terkait dengan Bandara Ben Gurion maupun situasi perang yang disebutkan dalam unggahan.
Dalam narasi yang beredar, salah satu akun menuliskan klaim: “Chaos di Ben Gurion! Warga Israel saling bentrok dengan petugas bandara Saat Tiket Habis dan Penerbangan Dibatalkan.” Klaim ini kemudian menyebar sebagai konteks utama video tersebut.
Berdasarkan penelusuran, video itu sudah beredar di internet sebelum perang antara Israel dan Iran meletus pada Maret 2026. Konten serupa ditemukan di akun Instagram TRT World dan kanal YouTube Times Of India.
Lokasi dalam video juga bukan Bandara Ben Gurion. Peristiwa yang terekam terjadi di Cinema City, Yerusalem. Dikutip dari Jerusalem Post, insiden tersebut melibatkan puluhan remaja yang membuat kerusuhan dengan mengucapkan kata-kata kasar dan melempari karyawan kantin bioskop.
Peristiwa itu terjadi pada 19 Juli 2025. Kericuhan disebut melibatkan sekelompok pemuda Yahudi yang bentrok dengan karyawan Arab. Akibat insiden tersebut, tiga pekerja kantin dilaporkan mengalami luka ringan.
Dengan demikian, klaim yang menyebut video tersebut menunjukkan kericuhan di Bandara Ben Gurion karena warga kehabisan tiket untuk kabur dari Israel dinyatakan sebagai hoaks. Video itu merupakan rekaman insiden di Cinema City, Yerusalem pada 19 Juli 2025 dan tidak terkait dengan perang Israel-Iran.

