Klaim tentang “superflu” sebagai virus baru yang mematikan beredar di media sosial. Informasi tersebut memicu kekhawatiran publik karena menyebut adanya ancaman penyakit yang disebut-sebut berbeda dari influenza yang selama ini dikenal.
Namun, berdasarkan penjelasan yang tersedia, superflu bukanlah virus baru. Istilah tersebut merujuk pada influenza A(H3N2) subklade K, yang merupakan bagian dari virus influenza yang sudah lama dikenal.
Influenza A(H3N2) termasuk dalam kelompok virus influenza yang selama ini dipantau. Dengan demikian, penyebutan superflu sebagai “virus baru” tidak sesuai dengan fakta yang dijelaskan dalam rujukan tersebut.