Sebuah pesan berantai di WhatsApp kembali beredar dengan narasi peringatan tentang “WhatsApp Gold” dan sebuah video bernama “Martinelli”. Pesan itu menyebut pengguna tidak boleh membuka tautan atau pembaruan “WhatsApp Gold” karena diklaim berisi virus yang dapat merusak ponsel dan tidak bisa diperbaiki, serta meminta penerima meneruskan informasi tersebut ke kontak lain.
Hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak benar dan merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Informasi serupa sebelumnya juga pernah muncul pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk pada 2020 dan 2023.
Berdasarkan penelusuran yang mengacu pada artikel pemeriksa fakta di turnbackhoax.id berjudul “[SALAH] Virus Ponsel dari Memperbarui WhatsApp Gold dan Video Martinelli” (diunggah 24 Juli 2023), narasi “video Martinelli” disebut pertama kali muncul dalam bahasa Spanyol pada 2017. Sementara itu, “WhatsApp Gold” yang juga dikenal sebagai “WhatsApp Plus” telah beredar sejak 2016 dan kerap dikaitkan dengan klaim menyesatkan.
WhatsApp sendiri menjelaskan bahwa WhatsApp Gold atau WhatsApp Plus bukan aplikasi yang dikembangkan oleh WhatsApp. Karena itu, WhatsApp mengimbau pengguna untuk mencopot pemasangan versi tidak resmi.
Adapun terkait video “Martinelli”, rujukan lain yang disebut dalam penelusuran—artikel inet.detik.com yang diunggah pada Jumat, 4 Januari 2019—menyatakan tidak ada indikasi video tersebut benar-benar ada.
Dengan demikian, pesan berantai yang menyebut WhatsApp akan meluncurkan WhatsApp Gold dan video “Martinelli”, serta klaim bahwa membuka pembaruan tersebut akan membuat ponsel terkena virus, dinyatakan hoaks. Informasi ini dikategorikan sebagai hoaks lama yang kembali beredar dan termasuk konten yang dimanipulasi.