Liputan6.com melakukan penelusuran terhadap klaim yang menyebut Gubernur Sherly Tjoanda Laos membagikan dana bantuan sebesar Rp 20 juta kepada masyarakat yang membutuhkan. Hasil penelusuran mengarah pada unggahan Sherly di akun Instagram pribadinya, @s_tjo.
Dalam unggahan tersebut, Sherly menyampaikan peringatan terkait maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Ia mengatakan pelaku penipuan kini semakin canggih, termasuk menggunakan foto dan suara berbasis AI agar tampak menyerupai dirinya.
Sherly menegaskan bahwa pesan atau video yang beredar melalui WhatsApp maupun media sosial dengan iming-iming giveaway uang tunai puluhan juta rupiah, serta permintaan data pribadi seperti nomor rekening dan KTP, merupakan penipuan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada pihak yang meminta transfer uang dengan janji akan memberikan jumlah yang lebih besar.
Dalam pernyataannya, Sherly menegaskan tidak pernah memberikan kuasa kepada siapa pun untuk mengadakan giveaway berhadiah uang maupun meminta data pribadi masyarakat. Ia juga meminta publik mengabaikan pihak yang mengatasnamakan dirinya dengan janji hadiah, proyek, jabatan, atau bentuk iming-iming lainnya.
Sherly menyatakan, informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Maluku Utara atau akun pribadi miliknya. Ia mengimbau masyarakat tidak membagikan data pribadi, rekening, atau dokumen penting kepada pihak yang tidak jelas, serta tidak memberikan uang kepada siapa pun dengan dalih proyek atau jabatan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan agar terhindar dari berbagai modus penipuan yang mencatut namanya.