Cek Fakta: Klaim FIFA Jadwalkan Indonesia vs Oman untuk Tiket Langsung Piala Dunia 2026 adalah Hoaks

Cek Fakta: Klaim FIFA Jadwalkan Indonesia vs Oman untuk Tiket Langsung Piala Dunia 2026 adalah Hoaks

Sebuah informasi menyesatkan beredar di media sosial yang mengklaim Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menjadwalkan pertandingan Timnas Indonesia melawan Oman sebagai laga perebutan tiket langsung ke putaran final Piala Dunia 2026. Klaim tersebut menyebut laga digelar pada November dan pemenangnya otomatis lolos ke Piala Dunia.

Isu ini muncul dari sebuah unggahan video di YouTube yang menampilkan sosok Presiden FIFA Gianni Infantino. Dalam narasi video, disebutkan Indonesia dan Oman akan menjalani tanding ulang sebagai pengganti Iran yang diklaim telah keluar dari kepesertaan Piala Dunia 2026.

Video itu juga menyertakan keterangan berbahasa Inggris untuk meyakinkan penonton, dengan kutipan: “After Iran's exit from the 2026 World Cup, Oman and Indonesia will compete in November with the winner automatically qualified.” Namun, hingga kini tidak ada sumber resmi yang memvalidasi keluarnya Iran atau adanya perubahan jadwal pertandingan yang mengarah pada skenario tersebut.

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari FIFA maupun pemerintah Indonesia terkait klaim laga Indonesia vs Oman untuk tiket otomatis Piala Dunia 2026. Media olahraga kredibel, baik internasional maupun nasional, juga tidak merilis informasi mengenai pertandingan seperti yang dinarasikan dalam video tersebut.

Fakta lainnya, rekaman Gianni Infantino yang digunakan dalam unggahan itu merupakan potongan video lama. Video aslinya adalah dokumentasi pidato Infantino menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar. Dalam pidato tersebut, Infantino membahas isu rasisme yang mencuat sebelum turnamen dimulai, bukan mengumumkan laga kualifikasi Piala Dunia 2026 atau membicarakan Indonesia dan Oman.

Dengan demikian, klaim tentang FIFA yang menjadwalkan Indonesia vs Oman untuk memperebutkan tiket langsung Piala Dunia 2026 tidak didukung bukti resmi dan merupakan hoaks yang memanfaatkan cuplikan video lama untuk membangun narasi baru.

Di luar isu tersebut, FIFA disebut tengah berfokus pada persiapan teknis Piala Dunia 2026, termasuk sosialisasi aturan terkait larangan pemain menemui pelatih saat kiper mendapat perawatan medis. Aturan ini dijelaskan oleh Pierluigi Collina dalam lokakarya yang dihadiri perwakilan dari 48 negara peserta, dengan tujuan menjaga aliran permainan dan meminimalkan gangguan taktis.

FIFA juga menghadapi tantangan hukum terkait penetapan harga tiket pertandingan yang dinilai terlalu tinggi. Penyelidikan disebut berlangsung di New York dan New Jersey atas dugaan praktik manipulasi harga yang merugikan penggemar.

Sejumlah informasi lain terkait Piala Dunia 2026 yang beredar menyebut total 104 pertandingan akan digelar hingga final di New York New Jersey, juara dijadwalkan menerima hadiah uang tunai 50 juta dolar AS, ada usulan kartu merah bagi pemain yang menutup mulut saat berbicara untuk mencegah rasisme atau konfrontasi verbal, serta jaminan keamanan untuk pertandingan di Meksiko meski situasi internal negara itu sempat bergejolak.

Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial, terutama terkait Timnas Indonesia. Verifikasi melalui kanal resmi dan sumber tepercaya diperlukan agar tidak terjebak narasi yang menyesatkan.