Sebuah klaim yang beredar menyebut Presiden Prabowo Subianto melantik Mahfud MD menjadi Jaksa Agung, disertai sebuah foto yang diklaim sebagai dokumentasi pelantikan. Namun, hasil penelusuran menunjukkan informasi tersebut tidak benar.
Berdasarkan pemeriksaan menggunakan perangkat pendeteksi konten buatan kecerdasan buatan (AI) melalui situs Hive Moderation, foto yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa. Analisis Hive Moderation menyatakan gambar tersebut 99,9 persen buatan AI.
Penelusuran juga dilakukan melalui laman resmi Kejaksaan RI di Kejaksaan.go.id. Dari informasi yang tersedia, jabatan Jaksa Agung masih dipegang oleh ST Burhanuddin.
Selain itu, Mahfud MD turut memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyatakan kabar mengenai dirinya dilantik atau akan menjadi Jaksa Agung oleh Prabowo adalah hoaks. Mahfud menegaskan gambar yang beredar merupakan editan dan narasi yang menyertainya hanya fiksi.
Merujuk informasi yang dimuat Liputan6.com, Presiden Prabowo melantik Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin bersama pejabat negara lainnya di Istana Negara, Jakarta, pada 21 Oktober 2024.
Dengan demikian, klaim foto Prabowo melantik Mahfud MD menjadi Jaksa Agung dinyatakan sebagai hoaks.