BPBD: Banjir Rendam 24 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, 49 Ribu Jiwa Terdampak

BPBD: Banjir Rendam 24 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, 49 Ribu Jiwa Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat banjir menggenangi 24 kecamatan sejak Senin, 12 Januari hingga Sabtu, 24 Januari 2026. Dari jumlah tersebut, enam kecamatan dilaporkan mengalami dampak paling parah, yakni Tigaraksa, Kresek, Pasar Kemis, Jayanti, dan Kosambi.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, jumlah warga terdampak mencapai sekitar 20 ribu kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 49 ribu jiwa. Data itu disampaikan pada Sabtu, 24 Januari 2026.

BPBD juga mencatat variasi ketinggian banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang berkisar antara 40 sentimeter hingga 1 meter. Namun, kondisi berbeda terjadi di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, dengan ketinggian air dilaporkan berada pada kisaran 70 sentimeter hingga 5 meter.

Menurut Taufik, banjir tidak hanya dipicu intensitas hujan, tetapi juga diperburuk oleh luapan sejumlah aliran sungai. Dampak banjir tidak terbatas pada permukiman warga, tetapi turut merendam fasilitas umum, termasuk sekolah dan puskesmas.

BPBD Kabupaten Tangerang saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati Tangerang terkait penetapan Status Tanggap Darurat Bencana seiring meluasnya genangan. Taufik menyebut, apabila status tersebut telah ditetapkan, dana darurat yang telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 dapat diserap untuk mempercepat penanganan banjir.

“Karena ini juga untuk yang anggaran muridnya sudah habis. Kita keteteran juga,” kata Taufik.