Asrama Mahasiswi Kabupaten Sambas “Muare Ulakan” Pontianak menggelar seminar pendidikan bertema “Pentingnya Pendidikan: Dengan Belajar, Kamu Sedang Mempersiapkan Masa Depan” sebagai bagian dari Gerakan Mengabdi yang diinisiasi para mahasiswi asal Kabupaten Sambas.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (18/1/2026) di Gedung Serbaguna Desa Serumpun Buluh, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Seminar menghadirkan akademisi Bayu, dosen Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS), sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Bayu menekankan peran pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman. Ia menyebut pendidikan sebagai “kompas” yang membantu generasi muda tetap berada pada jalur yang tepat dalam menentukan arah masa depan.
“Belajar bukan hanya tentang bangku sekolah, tetapi bagaimana mempersiapkan mentalitas yang adaptif. Di era digital ini, siapa yang berhenti belajar akan tertinggal. Persiapan masa depan dimulai dengan penguasaan soft skills dan kemauan untuk terus membuka diri terhadap ilmu-ilmu baru,” kata Bayu.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan di tingkat desa sebagai kunci untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan bagi Kabupaten Sambas.
Sementara itu, Ketua Panitia Gerakan Mengabdi Asrama Mahasiswi “Muare Ulakan”, Pika, menyampaikan bahwa seminar tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap daerah asal.
“Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk membangun karakter. Melalui Gerakan Mengabdi ini, kami berharap para pemuda termotivasi untuk terus mengejar pendidikan setinggi-tingginya,” ujar Pika.
Penyelenggara berharap seminar ini dapat menumbuhkan semangat belajar dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan di kalangan generasi muda Kabupaten Sambas.

