PALANGKA RAYA – Sejumlah aspirasi masyarakat dari berbagai kelurahan dan desa di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, disampaikan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) belum lama ini. Usulan warga mencakup pengadaan fasilitas kesehatan, perbaikan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan kader kesehatan desa.
Juru bicara reses Daerah Pemilihan (Dapil) V DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, menyebut salah satu kebutuhan yang dinilai krusial adalah ketersediaan kendaraan layanan kesehatan. “Permohonan Bantuan Pengadaan Kendaraan Ambulance bagi masyarakat,” ujar Noor saat menyampaikan laporan hasil reses.
Selain itu, warga juga menyoroti rendahnya insentif kader Posyandu di Kelurahan Selat Barat, Selat Hilir, dan Selat Utara. Aspirasi yang disampaikan meminta perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan petugas kesehatan di tingkat kelurahan tersebut. “Perhatian insentif bagi Kader Posyandu yang hanya menerima Rp. 50.000/bulan,” kata Noor merinci masukan warga.
Di sektor infrastruktur, warga Kelurahan Selat Hulu mengusulkan kelanjutan pembangunan jembatan panjang, pembuatan drainase atau gorong-gorong untuk mengatasi banjir di tiga wilayah RT, serta pembangunan kanopi aula kelurahan.
Sementara itu, warga Kelurahan Selat Tengah mengusulkan pelebaran Jalan atau Gang Seroja, penambahan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), serta rehabilitasi rumah ibadah.
Masalah lingkungan juga menjadi perhatian di Kelurahan Selat Barat. Warga meminta pengadaan lima unit kendaraan roda tiga (Tosa) pengangkut sampah, menyusul kendala akses pembuangan sampah yang disebut saat ini tertutup.
Di bidang pengembangan wilayah, warga Desa Pulau Telo mengusulkan agar daerah mereka dikembangkan menjadi desa wisata. Adapun warga Desa Pulau Telo Baru mengharapkan pembangunan Taman Kanak-kanak (TK) melalui skema hibah lahan masyarakat, serta pembangunan pelabuhan feri penyeberangan menuju Desa Pangkalan Sari.
Dari wilayah pedesaan seperti Desa Pematang, Desa Cemara Labat, Desa Simpang Bunga Tanjung, hingga Desa Barangau, aspirasi didominasi permohonan bantuan bibit dan ternak. Bantuan yang diusulkan meliputi bibit sayuran, buah-buahan, sawit, karet, serta pupuk. Untuk sektor peternakan, warga mengusulkan bantuan ternak sapi, kambing, dan babi guna menunjang ekonomi kerakyatan.

