Sebuah akun media sosial bernama “Mahasiswa Gabut” menarik perhatian karena aktif menyuarakan isu pendidikan dan sosial. Meski menggunakan nama yang identik dengan kegiatan tanpa tujuan, akun ini justru menampilkan aktivitas yang dinilai produktif melalui berbagai konten yang mendorong kepedulian mahasiswa.
Dalam unggahannya, “Mahasiswa Gabut” menyajikan kritik terhadap sejumlah persoalan, sekaligus menawarkan solusi dan membuka ruang diskusi. Format tersebut memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam percakapan yang lebih luas, baik terkait masalah pendidikan maupun isu sosial yang berkembang.
Keberadaan akun ini memperlihatkan bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan sebagai wadah penyampaian gagasan dan pertukaran pandangan. Melalui pendekatan yang menggabungkan kritik, solusi, dan diskusi, “Mahasiswa Gabut” berupaya mendorong mahasiswa agar lebih peduli dan tetap produktif.

