Warga Minta Evaluasi Menyeluruh Proyek Sing Viet dan Kepastian Relokasi di Perluasan Jalan Vo Van Kiet

Warga Minta Evaluasi Menyeluruh Proyek Sing Viet dan Kepastian Relokasi di Perluasan Jalan Vo Van Kiet

Sejumlah pemilih dari unit pemilihan No. 40 menyampaikan berbagai petisi terkait persoalan sosial dan kesejahteraan warga dalam sebuah konferensi yang dihadiri antara lain oleh Van Thi Bach Tuyet, Wakil Sekretaris Komite Partai Kota Ho Chi Minh, serta Phan Thi Cam Nhung, Wakil Sekretaris Tetap Komite Partai Komune Tan Nhut.

Salah satu isu utama yang disoroti adalah proyek pembangunan kawasan perkotaan Sing Viet. Pemilih Huynh Van Tien dari Komune Binh Loi menyatakan kekhawatirannya karena proyek tersebut tertunda lebih dari 30 tahun dan berjalan lambat dalam waktu lama. Ia menilai banyak lahan yang telah dibeli dibiarkan terbengkalai, sehingga menimbulkan pemborosan sumber daya dan berdampak pada kehidupan masyarakat di area proyek.

Selain keterlambatan, pemilih juga menyebut masih ada kasus kompensasi yang dinilai belum memadai, sementara keluhan lama belum terselesaikan. Warga meminta pihak berwenang melakukan peninjauan komprehensif terhadap proyek, menilai kembali kelayakannya, serta menyiapkan solusi yang tepat guna memastikan hak-hak sah masyarakat.

Dalam pertemuan yang sama, pemilih Nguyen Tan Kiet dari Komune Binh Loi melaporkan adanya pemasok peralatan komunikasi alarm kebakaran yang mengenakan biaya instalasi tinggi. Ia meminta otoritas meningkatkan inspeksi dan memperjelas informasi agar masyarakat dapat memilih layanan yang sesuai dan menghindari biaya yang tidak perlu.

Persoalan relokasi turut mengemuka terkait proyek perluasan Jalan Vo Van Kiet. Pemilih Tran Van Van dari Dusun 36, Desa Tan Nhut, menyampaikan bahwa keluarganya termasuk satu dari empat keluarga yang akan direlokasi. Menurutnya, keempat keluarga telah mengikuti kebijakan pemerintah, menandatangani perjanjian penyerahan lahan, dan setuju menerima apartemen relokasi, namun hingga kini belum memperoleh alokasi perumahan.

Ia menyebut lebih dari 30 orang dari empat keluarga tersebut masih hidup dalam kondisi sulit, kerap terdampak gelombang pasang, banjir, dan polusi lingkungan. Warga meminta pemerintah kota segera menyelesaikan alokasi apartemen relokasi agar mereka dapat menstabilkan kehidupan.

Selain itu, beberapa pemilih juga mengusulkan agar kebijakan untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada keluarga yang berjasa bagi revolusi tetap dipelajari dan diterapkan. Mereka juga menekankan perlunya rencana pemanfaatan efektif kantor serta fasilitas yang berlebih setelah reorganisasi unit administrasi, sekaligus mendorong masyarakat ikut memantau pengelolaan aset publik.

Menanggapi masukan tersebut, Van Thi Bach Tuyet menyatakan delegasi telah mencatat pendapat pemilih mengenai harga kompensasi lahan, prosedur pembayaran, pengaturan relokasi, serta isu lain yang muncul selama pelaksanaan proyek kawasan perkotaan Sing Viet. Ia mengatakan delegasi sepakat mengusulkan kepada Dewan Rakyat Kota Ho Chi Minh agar menyelenggarakan pertemuan tematik dengan para pemilih terkait proyek tersebut, sehingga warga dapat menyampaikan kekhawatiran dan pertanyaan secara menyeluruh. Berdasarkan pertemuan itu, Dewan Rakyat Kota Ho Chi Minh dapat mempertimbangkan pengawasan untuk mendorong percepatan kemajuan proyek.

Terkait proyek perluasan Jalan Vo Van Kiet, ia menyampaikan bahwa pada pekan berikutnya delegasi akan bekerja dengan departemen dan lembaga terkait untuk mendengarkan laporan mengenai pengaturan perumahan relokasi, sekaligus meninjau kesulitan dan hambatan guna mendukung penyelesaian dan percepatan proyek.

Untuk keluhan mengenai pemasangan peralatan komunikasi alarm kebakaran, ia meminta otoritas setempat menyelidiki situasi, melakukan inspeksi, dan memberikan penjelasan yang jelas kepada warga.

Mengenai rekomendasi pengelolaan dan penggunaan aset publik pascareorganisasi unit administrasi serta usulan mempertahankan praktik penghormatan kepada keluarga berjasa setelah meninggal dunia, delegasi menyatakan telah mencatatnya untuk dihimpun dan diteruskan kepada pihak berwenang agar dipertimbangkan.

Van Thi Bach Tuyet juga menyampaikan bahwa Kota Ho Chi Minh telah mengembangkan perangkat lunak untuk mengelola dan mengumpulkan data tentang lahan serta perumahan publik di wilayah tersebut. Ia berharap pemilih terus memantau dan mengawasi pengelolaan serta penggunaan aset publik, serta melaporkan masalah melalui saluran telepon 1022 agar pemerintah kota dapat segera menanganinya.

Di akhir pertemuan, ia meminta Komite Rakyat komune mengumpulkan dan melaporkan isu-isu yang disampaikan pemilih kepada delegasi untuk diteruskan ke Dewan Rakyat Kota Ho Chi Minh, sehingga dapat dipantau, diawasi, dan didorong penyelesaiannya sesuai kewenangan.