Sebuah unggahan video di media sosial TikTok yang beredar pada Senin, 2 Februari 2026, memuat klaim bahwa pendaftaran ASN Basarnas 2026 sudah dibuka dan dapat diakses secara online. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berseragam oranye menyampaikan narasi: “Berita yang sudah beredar tentang pendaftaran Basarnas, sudah terbuka, pendaftaran bisa diakses secara online.”
Namun, hasil penelusuran yang dikutip dari turnbackhoax.id menyebutkan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo tidak menemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Pemeriksaan dilakukan melalui laman resmi Basarnas, basarnas.go.id, dan tidak didapati pengumuman terkait pendaftaran ASN Basarnas 2026 sebagaimana dinarasikan dalam video.
Selain itu, analisis menggunakan alat pendeteksi artificial intelligence (AI) menunjukkan video tersebut diduga merupakan hasil rekayasa, dengan probabilitas mencapai 87,8 persen.
Dalam unggahan itu juga tercantum tautan yang mengarahkan pengguna ke laman yang meminta pengisian data pribadi, meliputi nama, asal provinsi, serta nomor Telegram aktif.
Penelusuran lebih lanjut menyatakan bahwa konteks asli dokumentasi video yang beredar bukan terkait pendaftaran ASN. Video tersebut merupakan cuplikan momen Kepala Kantor Basarnas Balikpapan, Doddy Setiawan, ketika menjelaskan laporan operasi penyelamatan yang dilakukan Basarnas Balikpapan selama 2025.

