Sebuah video yang beredar di Facebook memuat suara yang diklaim sebagai pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia siap untuk berperang. Dalam video tersebut, narasi gambar juga disertai kalimat, “Ketegasan Prabowo: Bersama Indonesia untuk Berperang Kami Siap.”
Namun, hasil penelusuran fakta Tim Jalahoaks menyimpulkan klaim itu tidak benar. Setelah dilakukan observasi terhadap konten video, ditemukan adanya kekeliruan interpretasi kata. Pernyataan yang disampaikan Prabowo bukan “berperang”, melainkan “berperan”.
Secara tekstual, pernyataan yang dimaksud berbunyi: “Saya tegaskan bahwa Indonesia siap bila diminta oleh semua pihak yang terlibat. Untuk berperan, kami siap.”
Menurut laporan Kompas.com pada 12 Maret 2026, sumber audio tersebut berasal dari rekaman konferensi pers di Pangkalan TNI AU, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada 9 April 2025. Rekaman asli dipublikasikan melalui kanal YouTube Kompas.com dengan judul “Prabowo Rinci Tujuan ke Timur Tengah-Tukiye, Siap Tampung Warga Gaza.”
Dalam konteks rekaman tersebut, pernyataan Prabowo merujuk pada kesiapan Indonesia untuk memberikan kontribusi aktif dalam penyelesaian konflik di Timur Tengah. Prabowo juga menyampaikan adanya aspirasi yang mengharapkan peran aktif Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian di Gaza dan kawasan Timur Tengah secara lebih luas.
Selain itu, ia menegaskan komitmen kemanusiaan Indonesia, termasuk rencana mengevakuasi korban konflik di Gaza untuk mendapatkan penanganan medis di Indonesia.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Presiden Prabowo menyatakan Indonesia siap berperang adalah keliru. Pernyataan yang disampaikan adalah kesiapan Indonesia untuk “berperan” dalam upaya penyelesaian konflik, bukan kesiapan untuk berperang.

