Sejumlah Hoaks yang Mengaitkan Ridwan Kamil Beredar di Media Sosial, Ini Daftarnya

Sejumlah Hoaks yang Mengaitkan Ridwan Kamil Beredar di Media Sosial, Ini Daftarnya

Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali menjadi sasaran informasi palsu atau hoaks yang beredar di media sosial. Ragam hoaks tersebut muncul dalam beberapa tema, mulai dari tuduhan terkait uang pengadaan iklan hingga klaim pemberian bantuan tunai.

Berikut sejumlah hoaks yang dikaitkan dengan Ridwan Kamil sebagaimana beredar di media sosial.

1. Klaim artikel tentang Jokowi menerima uang pengadaan iklan Bank BJB

Di media sosial beredar unggahan berupa artikel yang mengklaim mantan Presiden Joko Widodo menerima uang pengadaan iklan Bank BJB senilai 850 miliar dolar AS dari Ridwan Kamil. Salah satu unggahan disebut muncul di platform Threads pada 24 Desember 2025.

Dalam unggahan itu tercantum artikel dari Gelora News dengan judul: “Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, Presiden Jokowi Widodo Menerima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB Dari Ridwan Kamil Sebesar 850 Miliyar Dolar Amerika Serikat”. Pengunggah juga menambahkan narasi yang menyudutkan KPK.

2. Klaim foto Ridwan Kamil menjadi pasien pertama “mobil curhat” usai kalah Pilkada 2024

Hoaks lain yang beredar menampilkan foto Ridwan Kamil sedang berada di dalam mobil sambil menggunakan headset. Unggahan tersebut disertai klaim bahwa Ridwan Kamil menjadi pasien pertama “mobil curhat” karena kalah suara pada Pilkada 2024.

Salah satu unggahan disebut beredar di Facebook pada 4 Desember 2024. Selain narasi utama, unggahan itu juga menyertakan ajakan singkat “Curhat Yuk Curhat”.

3. Klaim Ridwan Kamil memberi bantuan uang tunai puluhan juta rupiah lewat TikTok

Di TikTok, beredar konten dari akun yang mencatut nama Ridwan Kamil, @ridwankamil.official01. Akun tersebut mengunggah video yang memperlihatkan Ridwan Kamil berbicara di depan kamera dan menyatakan akan memberikan bantuan biaya sekolah, modal usaha, serta pembayaran utang masing-masing Rp 10 juta.

Dalam narasi video, disebutkan bantuan diberikan dengan syarat pengguna mengikuti akun tersebut dan membagikan videonya. Konten itu dilaporkan telah disukai 77,9 ribu kali dan memunculkan puluhan komentar.

Itulah beberapa contoh hoaks yang dikaitkan dengan Ridwan Kamil dan beredar di media sosial. Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap unggahan yang mencatut nama tokoh publik, terutama yang memuat klaim sensasional atau meminta pengguna melakukan tindakan tertentu seperti mengikuti akun dan membagikan konten.