Surakarta—Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surakarta menjajaki kerja sama dengan UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Surakarta untuk pelaksanaan program pendidikan kesetaraan nonformal (Kejar Paket). Penjajakan ini dilakukan dalam pertemuan koordinasi pada Selasa (20/01) sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan.
Rutan Surakarta diwakili Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Bayu Noviyanto, didampingi Kepala Subseksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Suramto. Keduanya diterima Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SKB Kota Surakarta, Sri Suwarni. Pertemuan berlangsung dalam suasana koordinatif dan membahas kebutuhan administratif sebagai syarat pelaksanaan program Kejar Paket yang rencananya diikuti warga binaan.
Pembahasan mencakup mekanisme pendaftaran, persyaratan peserta, serta dukungan administrasi yang diperlukan antara Rutan Surakarta dan SKB Kota Surakarta. Koordinasi ini disebut sebagai tindak lanjut dari rencana pemenuhan hak pendidikan warga binaan yang sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan terdahulu.
Bayu Noviyanto menyatakan, penjajakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan akses pendidikan tetap terpenuhi meski warga binaan sedang menjalani masa pidana. Ia berharap program pendidikan kesetaraan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas diri dan membuka peluang yang lebih baik setelah bebas, serta kerja sama dengan SKB Kota Surakarta dapat segera terealisasi dan berjalan berkelanjutan.
Melalui sinergi ini, Rutan Surakarta menargetkan pelaksanaan pendidikan kesetaraan nonformal dapat berjalan optimal sebagai bagian dari pembinaan kepribadian, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke masyarakat.

