Ranting PDI Perjuangan Tanjung Priok Gelar Penyuluhan untuk Perempuan Penggerak Akar Rumput

Ranting PDI Perjuangan Tanjung Priok Gelar Penyuluhan untuk Perempuan Penggerak Akar Rumput

Pengurus Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Tanjung Priok menggelar kegiatan bertajuk “Penyuluhan Perempuan Penggerak Akar Rumput” di Balai Warga RW 03, Jalan Kampung Bahari V, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/6).

Kegiatan ini disebut sebagai tindak lanjut dari pelatihan Training of Trainer (ToT) Perempuan Penggerak Akar Rumput yang sebelumnya diinisiasi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga. Melalui penyuluhan tersebut, para kader membagikan hasil pelatihan sekaligus memperkuat kapasitas perempuan di tingkat komunitas.

Ketua Ranting PDI Perjuangan Tanjung Priok, LQ Iskandar, mengatakan agenda ini merupakan bagian dari komitmen partai untuk memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, berorganisasi, dan berpolitik. Kegiatan itu juga dirancang untuk meningkatkan kepekaan perempuan terhadap berbagai isu sosial di lingkungan mereka.

“Kegiatan ini adalah kelanjutan dari pelatihan yang telah kami ikuti sebelumnya. Kami berharap ilmu yang didapat bisa ditularkan kepada perempuan-perempuan di wilayah Tanjung Priok, sehingga semakin banyak warga yang memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di sekitarnya,” ujar Iskandar.

Penyuluhan berlangsung interaktif dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dan dihadiri puluhan perwakilan perempuan dari berbagai wilayah di Tanjung Priok. Selain pendidikan politik, kegiatan ini juga memberi porsi khusus pada isu kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi kesejahteraan keluarga.

Para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta langkah-langkah pencegahan stunting (tengkes). Iskandar juga mengutip arahan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Anak, Charles Honoris, yang menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia unggul perlu dimulai dari keluarga yang sehat.

“Pemenuhan gizi yang baik bagi ibu dan anak adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia yang berkualitas,” kata Iskandar.

Melalui program ToT tersebut, PDI Perjuangan berharap kader perempuan tidak hanya berperan sebagai agen pendidikan politik, tetapi juga menjadi pelopor kesehatan di lingkungan masing-masing. Kegiatan ditutup dengan tertib dan disambut antusiasme warga yang berharap program serupa dapat berjalan secara konsisten.