Film horor komedi Warung Pocong dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 April 2026. Karya sineas Bendolt ini mengangkat sejumlah isu sosial yang dinilai dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari investasi bodong, utang piutang, sandwich generation, hingga lowongan kerja abal-abal.
Dalam film tersebut, Randhika Djamil memerankan Makmur dan Fajar Nugra sebagai Kartono. Mereka bertiga—bersama Agus yang diperankan Sadana Agung—diceritakan sebagai pemuda yang tengah terjerat masalah finansial. Dalam kondisi itu, mereka menerima tawaran pekerjaan yang terdengar mudah dengan gaji Rp50 juta per bulan dari Kusno (Whani Darmawan), yakni menjaga sebuah warung. Namun, pekerjaan tersebut ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan.
Berkaca pada karakter yang mereka mainkan, Randhika Djamil menyampaikan pesan yang ia bayangkan akan ia ucapkan jika bertemu Makmur. Ia menekankan agar tidak terlalu terpaku pada besarnya uang dan tidak tergiur sesuatu yang tampak menguntungkan dari luar.
“Gue ingin bilang ke Makmur begini: Mur, ngapain sih? Sudahlah, enggak usah terlalu melihat uangnya. Cari rezeki halal saja, enggak usah tergiur sama sesuatu yang (tampak luar) menguntungkan. Yang penting cukup. Cukup,” kata Randhika Djamil.
Sementara itu, Fajar Nugra menyebut ia juga memiliki pesan untuk Kartono, terutama terkait tekanan hidup sebagai sandwich generation. Menurutnya, situasi tersebut tidak hanya dialami satu orang, sehingga tidak perlu merasa paling menderita atau terintimidasi oleh keadaan.
“Kalau aku ketemu Kartono, hanya mau bilang: Ton, bukan cuma kita yang jadi sandwich generation. Jadi enggak usah merasa paling terintimidasi sama keadaan. Sudah, lo cari kerja yang benar. Kerja keras enggak apa-apa, jangan mencari gampangnya,” ujarnya.
Warung Pocong diproduksi Entelekey Media Indonesia dan turut diperkuat Teuku Rifnu Wikana, Shareefa Daanish, Kiki Narendra, serta Arla Ailani. Menjelang jadwal rilis 9 April 2026, Fajar Nugra menyampaikan harapannya agar film ini tetap mendapat perhatian penonton di tengah momentum Lebaran.
“Enggak ada hari libur di 9 April. Cuma momen libur Lebaran itu masih bisa ‘kegores’ sama film kami. Insyaallah, mudah-mudahan. Lebaran tahun ini sudah rusuh, enam film. Bahkan, saya ada di salah satu film Lebaran 2026,” kata Fajar Nugra.
Randhika Djamil juga berharap film tersebut tetap mendapat ruang di tengah persaingan tayangan Lebaran. Ia menambahkan, film ini telah lulus sensor untuk usia 13 tahun ke atas dan menilai premis cerita cukup relevan bagi banyak orang.
“Selain itu, kami merasa secara premis, Warung Pocong lumayan relate. Untuk yang ingin hiburan, dapat komedi dan horornya ada. Ini paket lengkap,” tutup Randhika Djamil.

