Polresta Padang Minta Warga Tak Mudah Percaya Isu Teror Pocong di Media Sosial

Polresta Padang Minta Warga Tak Mudah Percaya Isu Teror Pocong di Media Sosial

Polresta Padang mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, menyusul beredarnya isu teror pocong di media sosial dan aplikasi perpesanan.

Melalui edukasi kepada masyarakat, Polresta Padang menegaskan informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan berpotensi menimbulkan keresahan. Karena itu, warga diminta lebih bijak dalam menerima serta membagikan informasi.

Kasi Humas Polresta Padang Ipda Wadhi Nofianto, S.H., mengatakan masyarakat perlu melakukan pengecekan terhadap setiap informasi yang diterima sebelum menyebarkannya kepada orang lain.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Jika menerima informasi yang meresahkan, pastikan terlebih dahulu kebenarannya melalui sumber resmi. Jangan sampai ikut menyebarkan berita yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” ujar Ipda Wadhi Nofianto dalam keterangan persnya, Kamis (4/6/2026).

Ia juga mengajak warga segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan tindakan mencurigakan atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya tindak kriminal dan gangguan keamanan, segera hubungi Call Center Polri 110 yang siap melayani selama 24 jam,” tambahnya.

Polresta Padang menyatakan berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif. Dukungan masyarakat, terutama dalam menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh berita hoaks, dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga Kota Padang.