Pertamina Bantah Isu Pertalite Dihapus dan Tegaskan Belum Ada Pembatasan Pembelian

Pertamina Bantah Isu Pertalite Dihapus dan Tegaskan Belum Ada Pembatasan Pembelian

Isu penghapusan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Perbincangan itu muncul setelah PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi, yakni Pertamax RON 92 dan Pertamax Green RON 95.

Di tengah situasi tersebut, sejumlah warganet juga mengeluhkan stok Pertalite yang disebut kosong di beberapa SPBU. Kondisi itu membuat sebagian pengendara mengaku terpaksa beralih menggunakan Pertamax, lalu memunculkan spekulasi bahwa Pertamina akan mulai menghapus penjualan Pertalite.

Menanggapi hal itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Robert Dumatubun memastikan hingga kini tidak ada rencana maupun wacana dari pemerintah ataupun Pertamina untuk menghapus Pertalite.

“Sampai saat ini tidak ada atau belum ada rencana maupun wacana dari Pemerintah maupun Pertamina untuk menghapuskan Pertalite,” ujar Robert saat dikonfirmasi pada Minggu (14/6/2026).

Ia juga menegaskan informasi yang beredar di media sosial terkait penghapusan Pertalite tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Robert mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati serta memeriksa kebenaran informasi yang beredar di media sosial maupun pesan berantai WhatsApp dengan sumber yang tidak jelas.

Menurut Robert, pemerintah dan Pertamina tetap berkomitmen melayani kebutuhan BBM subsidi bagi masyarakat, termasuk Pertalite dan Biosolar, dengan harga tetap tanpa penyesuaian.

Selain membantah isu penghapusan, Robert juga menegaskan belum ada pembatasan pembelian Pertalite untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. “Setahu saya pembatasan itu belum ada ya. Sampai saat ini belum ada atau tidak ada dari pemerintah rencana pembatasan BBM bersubsidi yang diterapkan,” kata Robert saat dihubungi pada Kamis (11/6/2026).

Ia menyatakan masyarakat masih dapat membeli Pertalite seperti biasa sesuai ketentuan yang berlaku saat ini. Robert juga menyebut isu pembatasan pembelian Pertalite sempat beberapa kali muncul di media sosial, termasuk pada akhir Mei 2026. Namun, ia menegaskan pemerintah belum mengeluarkan aturan pembatasan berdasarkan merek kendaraan maupun kapasitas mesin tertentu.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi resmi melalui Pertamina Contact Center 135 atau kanal resmi Pertamina agar mendapatkan informasi yang valid terkait produk maupun layanan perusahaan.