Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan gizi masyarakat dalam peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 tahun 2026. Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan yang digelar bersama Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPP PERSAGI).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berhalangan hadir dalam acara tersebut. Sambutan Gubernur disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Octoviana Carolina.
Dalam sambutan itu, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan apresiasi kepada DPP PERSAGI yang dinilai konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan gizi masyarakat. Pemerintah juga menekankan pentingnya peran tenaga gizi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui penguatan profesionalisme dan integritas para ahli gizi.
Tema Hari Gizi Nasional 2026, “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045”, disebut sebagai pengingat bersama bahwa pembangunan generasi unggul perlu dimulai dari pemenuhan gizi yang optimal. Pemprov DKI Jakarta juga menegaskan bahwa gizi bukan semata urusan pangan, melainkan investasi jangka panjang yang memengaruhi kualitas kesehatan, kecerdasan, produktivitas, hingga daya saing generasi penerus.
Sebagai kota metropolitan dengan dinamika yang kompleks, DKI Jakarta menghadapi tantangan gizi yang beragam. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menyatakan komitmennya untuk memperkuat layanan dan program gizi, terutama bagi ibu dan anak.

